Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 November 2012

Kita PejuangNya

Karena masih tak percaya

Perjumpaan yang tak berencana

Namamu tersebut

Karena menduga ataukah sudut yang berbeda

Membentuk ruang yang bertolak

Jumat, 04 November 2011

Sahabat



Berlalu masa bersama,
Tersimpan sebuah tanya dari tatapmu yang dalam
Mengapa masih disini sahabatku?
Lalu saat kau tanyakannya sekali lagi
Maka dengan lantang ku jawab
Tak ada kata pergi dari kamusku, sahabat

Selasa, 28 Desember 2010

Senandung

Gelap semakin menenggelamkan malam
Dalam sisa-sisa kehangatan mentari sore
Sambil ku raba pusara hati yang telah kering oleh evaporasi peradaban
Kurasa tiada yang berarti, hampa

Sayup-sayup ku dengar lantunan hewan malam
Memberi kabar bahwa malam ini akan dingin
Sedingin kembara kalbu yang mulai rapuh
Dimana lagi kan kucari lentera

Ketika manik mata tak mampu menampung keluh kesah
Maka, ia akan tumpah dalam bait-bait doa diatas hamparan sajadah
Kala kini buatku merasakan ringannya kapas yang diterbangkan angin

(Malam Diawal Januari ’08)

Senin, 10 Mei 2010

Fragmen untuk Huda

Fase yang berbeda telah engkau pilih

Menentang arus yang tak bersahabat

Tak ku lihat redup semangat tuk mengayuh dayung bajamu

Masih ada asa yang kau tuang dalam cawan hatimu

Bahwa esok kelak kau akan sampai pada pelabuhan yang kau tuju

Fase yang berbeda telah kau pahat

Kau ukir menjadi sebuah prasasti perubahan

Menulis, Tradisi Orang Berilmu.

Kebiasaan para ulama adalah menulis bukan berceramah , sebuah kalimat singkat yang saya baca dari sebuah artikel salah satu ustadz favor...