Minggu, 19 Oktober 2014

Jadilah Pemenang Sejati



Keindahan sesungguhnya dalam sebuah perjuangan bukan pada hasilnya. Tapi kenikmatan-kenikmatan yang timbul dari proses perjuangan tadi (Pepatah Bijak)

Hari-hari terasa begitu berat dilalui saat pendengaran senantiasa dibanjiri oleh jutaan kata dari mereka yang dicinta. Mereka orang tua kita. Dari rahimnya kita lahir, dari tangannya kita merasakan hangat saat jutaan anak diluar sana ringkih dengan angin, hujan dan terik tanpa penghalang menerobos kulit dan tulangnya. Kita bersuka cita. Dalam suka cita, masa-masa berlalu. Kita mulai memahami arti hidup yang sebenarnya melalui kalamNya dan jejak NabiNya meski dengan mengeja dan terbata-bata. Kita memaknai hidup ini sesederhana angin yang menyapa awan hingga hujan hadir. Kita menyelami hidup sesederhana bahwa hidup adalah hadiahindah yang tak boleh tersiakan oleh sebatas cita dan gelar duniawi. Kita mulai penuh kesadaran, bahwa ada masa saat kita harus bertanggung jawab pada semua karunia itu dan kita menyebutnya hidayah.

Menulis, Tradisi Orang Berilmu.

Kebiasaan para ulama adalah menulis bukan berceramah , sebuah kalimat singkat yang saya baca dari sebuah artikel salah satu ustadz favor...