Setengah enggan setengah ingin saya mengikuti daurah pernikahan beberapa waktu lalu. Sasarannya sudah terbaca, tujuannya tersingkap jelas…membangkitkan semangat menggenapkan setengah din. Seolah tau suara-suara sumbang yang terdengar, para Asatidzah dan Ummahat menggelar kegiatan tersebut melihat menurunnya bara azzam mencari pasangan se-visioner bagi ikhwan wa akhaawat, ditengah rindu yang mengetuk-ngetuk sanubari..aha…
Tak ingin terlalu bersemangat atau terlalu pobia, maka saya putuskan sedikit agak telat menghadirinya terlebih urusan pekerjaan rumah yang baru tuntas menjelang waktu yang disampaikan panitia lewat pesan singkat yang beredar jauh-jauh hari. Sekira satu jam dari waktu pelaksanaan saya tiba di meja registrasi.
Kamis, 26 Mei 2011
Langganan:
Postingan (Atom)
Menulis, Tradisi Orang Berilmu.
Kebiasaan para ulama adalah menulis bukan berceramah , sebuah kalimat singkat yang saya baca dari sebuah artikel salah satu ustadz favor...
-
Kebiasaan para ulama adalah menulis bukan berceramah , sebuah kalimat singkat yang saya baca dari sebuah artikel salah satu ustadz favor...
-
Saya terlalu faqir untuk menjadi bagian dari keluarga besar pelayan Al Quran, pertama hafalan saya masih sangat-sangat standar, kedua saya...
-
Anak kecil. Dulu, saya berdiri di hadapannya sebagai si tentor biologi, tapi ternyata kelak kami akan berdampingan saling tertawa, bukan...
-
Berdoalah, sebab yang kau tuju tak bosan mendengar pintamu. Berdoalah, sebab doa adalah bukti ketidakberdayaanmu. ادْعُواْ رَبَّكُمْ ت...