Jumat, 22 Oktober 2010

Anak Bukan Penghalang Dakwah

Puff….badan saya masih terasa lelah setelah beraktivitas seharian, inginnya sih langsung tidur pulas diatas pulau kapuk, merebahkan tubuh dan melepas penat. Tapi, khawatir inspirasi ini kelewat buat dituliskan, maka saya bangkit lagi lantas menekan tombol power laptop, saya lantas melangkahkan kaki menuju dapur, mengambil sebuah gelas keramik putih hadiah ultah kota Makassar yang ke-400 lalu menuang segelas teh hangat dan mengoleskan margarine pada roti tawar dan duduk di depan laptop setelah sebelumnya menekan beberapa tuts keyboard mengetik password sembari menyangkutkan headset dikepala mendengarkan radio melalui hp untuk tau situasi kota saat ini. yah, beginilah gaya saya menggali inspirasi, mengais kata-kata untuk dijejer rapi membentuk sebuah tulisan sederhana tentang hidup. Meskipun sesekali harus tersentak karena nada sms masuk yang memekakkan gendang telinga.

Menulis, Tradisi Orang Berilmu.

Kebiasaan para ulama adalah menulis bukan berceramah , sebuah kalimat singkat yang saya baca dari sebuah artikel salah satu ustadz favor...