Kamis, 10 Juli 2014

IBU PALESTINA


Anakku, mataku kini tiada menyisakan cahaya
Hingga lamur karena pekat
Namun masih ada bara manikmu
Menyisakan detak-detak perapian
Berangus sukma-sukma kayu

Anakku, punggungku berbentuk pelangi hanya disanggah pilar rapuh ujung tangan
Serabut-serabut putih tumbuh berlarian kepalaku
Hadir jua teguh sosokmu
Siap rambah padang seribu luka

Anakku, aku telah temaram usia
Tinggal selangkah mengetuk pintu tanah
Bukan menghantar denyut jantung itu yang kuingin
Mengutusmu menyambut rencah 100 peluru yahudi
Seperti menyusun batu bata surgaloka

Anakku mari jadi Ibrahim dan Ismail
Mahkotai raja kita dengan hibat pitih
Sudah sampai suratan
Mengikuti iringan jasad berbau kesturi
Menuju sisi Sang Pencipta

Liebe ENO Shafiiyyah (24.2.03)

(Suara untuk bumi Gaza dari tanah Anging Mammiri)

2 komentar:

  1. wallahi….lemahnya israel bagaikan rumah laba-laba, yg dengan mudah kita menghancurkannya. save palestina..!!
    kami juga nulis artikel tentang palestina. judulnya “aku anak palestina” liat aja di sini lngng klik aja
    http://masamudamasakritis.wordpress.com/
    jgn lupa tinggalkan komentar juga ya…!!

    BalasHapus
  2. syukran infonya, ana segera berkunjung!

    BalasHapus

Menulis, Tradisi Orang Berilmu.

Kebiasaan para ulama adalah menulis bukan berceramah , sebuah kalimat singkat yang saya baca dari sebuah artikel salah satu ustadz favor...