Benarlah jika hati itu mampu menangkap getar, mengolah dan memutuskan untuk diredam atau diresonansikan. Hati menangkap getar rasa, mengolah hingga berjibaku menjadi sebuah keniscayaan, memberi putusan yang menganak dua arah, keburukan atau kebaikan namun disaat yang sama mampu meresonansikannya dengan gelombang yang sedemikan rupa.
Mari sejenak menyapanya, mengelusnya dengan lembut dan menuntunnya dengan perlahan. Hati, bisa menjinak oleh iman dan liar dengan nafsu. Yah, iman mampu menjinakkannya. Iman yang disusun oleh pondasi-pondasi ilmu. Sedang nafsu mampu mengabaikannya dari nyata dan tenggelam oleh angan yang menyublim mimpi. Sibuki hati dengan kerja yang menakjubkannya, karena ia makhluk tersibuk. Candai hati dengan sunnah, karena ia sewaktu-waktu lelah dan ingin mengabaikan semuanya bahkan yang fardhu. Senyumkan dengan ilmu, karena ia bisa kehilangan orientasi dalam perjalanannya. Tangiskan dengan surat cintaNya, karena ia bisa membatu tanpa diduga. Maka, jika hati tengah penuh dengan tata kelola yang apik, tiada lagi hati yang mesti sakit oleh ulah hati-hati yang lain, tiada lagi hati yang tercederai oleh laku yang mematikan, tiada lagi hati yang merana karena virus-virus mematikan.
So, keep ur heart!
#sebuah perenungan hati oleh hati dari hati dan untuk hati yang lebih baik…
its heart, its not liver... dalam bahasa Arab dipakai istilah Qalb dan semua itu harusnya berarti jantung. Tapi sayang serapan bahasa kita sudah salah sejak awal...
BalasHapustapi apapun itu, terima kasih untuk asupan qalbu dalam tulisan ini...
tapi makna hati indo sma qolbny arab beda kn?
BalasHapusoy,mb rezky di makassar y?blh dshare sdkt ttg an nadzir d gowa (kn deket makasar y) yg pakainnya hitam2 itu
Bismillah
BalasHapusShahih ustadz, Qalb yang kami pahami pun demikian adanya.. cukup banyak tulisan yg menjelaskan makna qalb yg sebenarnya yg bermakna jantung, dan betul sekali bahwa makna serapan memang sdh dari sononya salah, mungkin lebih cocok memaknakannya perasaan saja.. So, keep ur heart bisa bermakna jagalah jantung Anda.. Kan heart dlm Inggris maknanya jantung, Rasulullah shallallahu Alayhi wasallam pun menunjuk dada beliau ketika mengatakan letak takwa, dan bukan menunjuk daerah sekitar lever ato hepar..
Semoga manfaat..
Bismillah
BalasHapus#Idem lagi dengan komen saya yg diatas#
betul Ustadz, saya tinggal di Makassar. Dan letak jamaah annazhir yg Ustadz maksud itu memang ndak jauh dari rumah saya, sebenarnya untuk menjelaskn masalah Annazhir di gowa bukan kompetensi saya tapi dpt kami jelaskan dari apa yg kami amati ato mungkin ummat secara umum memperhatikan bahwa jamaah ini sering berbeda sendiri soal penentuan Id baik Id fitri ato Id adha, itu cuma bagian kecil. Mungkin bisa buka http://fimadani.com/mengenal-jamaah-an-nadzir-dari-sulawesi/ yg lebih komplit penjelasannya..
Ehm...
BalasHapusTak mampu berkomentar banyak...
Aduh.. kunjungan dari Jepang, terlihat pengunjung berdasarkan negara di dashboardku..
BalasHapusAhlan wa sahlan wa marhaban yah dinda..
Subhaanallah...
BalasHapustampilan baru yah kak... ^_^
makasih mba Rezky infonya
BalasHapustapi,rasa2nya terlalu tua buat saya dipanggil ustadz
masih perlu banyak belajar
panggil, dinar aja, udah cukup
Na'am dinda... mau ganti suasana dulu.. cat baru, tatanan baru, semoga tetap image-nya k rezky yg terpancar yah...He
BalasHapusOh, 'afwan..
BalasHapusiya next time dipanggil Dinar..