Selasa, 17 April 2012

Nasehat Untuk Sang Pejuang



Bismillahirrahmanirrahim

Rasulullah Shallallahu ‘Alayhi Wasallam bersabda, yang artinya:
Berbahagialah atau beruntunglah seorang hamba yang mengambil tali kekang kudanya kemudian berjihad di jalan Allah, hingga rambutnya lusuh dan kakinya kotor penuh debu.
Seandainya ia diberi tugas memberi minum, ia akan memberi minum. Seandainya diberi tugas untuk ronda maka ia akan menjaga dengan sepenuh hati.  Jika dia minta ijin, dia tidak akan mendapatkannya dan jika ia memberi rekomendasi, tidak diterima” (HR. Bukhari)

Duhai diri yang mengaku pejuang dakwah, cukuplah hadits ini memberi warna pada keikhlasan dalam berjuang..

Duhai diri yang menginfakkan jasadnya di jalan jihad, hempaskan fikiran hendak menjadi orang-orang terkemuka dalam barisan pejuang…

Duhai diri yang mengaku lelah dengan perjuangan, pupus angan bahwa namamu akan dikenang dalam sejarah perjuangan…

Duhai lisan yang tak hentinya memekikkan kalimat takbir, adakah ikhlas telah bertahta?

4 komentar:

  1. ah... dan semoga ikhlas dan tetap istiqomah...

    BalasHapus
  2. adakah ikhlas telah bertahta?
    --masyaAllah...

    BalasHapus
  3. ehem *hambur-hambur bunga
    ini dia tulisan berantai 12-12-12
    http://www.nurmayantizain.com/2012/05/tulisan-berantai-12-12-12.html

    #dikerjakan yaaa :D hohoho

    BalasHapus

Menulis, Tradisi Orang Berilmu.

Kebiasaan para ulama adalah menulis bukan berceramah , sebuah kalimat singkat yang saya baca dari sebuah artikel salah satu ustadz favor...