Tampilkan postingan dengan label Puisi langit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi langit. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 Februari 2013

Sajak Tanpa Judul

Pada sebuah cita dan cinta yang tersingkap perlahan, kurengkuh perlahan dengan kedua belah tangan.
Jika hari ini adalah yang terakhir, maka izinkan kutarik garis yang takkan pernah lagi memisahkan kita untuk selamanya, yah selamanya.

Apa kabarmu wahai pejuang?
Detik berlalu tanpa kabar yang terbawa angin
Meski sekadar arus hangat yang menyebar
Ada ruang kosong dengan kealpaanmu
Tak ada yang ingin mengganti, karena itu adalah hak mu

Senin, 23 Januari 2012

Berkah dari Langit


Bersatu dan berkemul memilih warna, kelabu

Berarak dan melambai

Tapi entah berangkat kemana, ghaib

Rupa yang laksana pucat memecah keceriaan sang hangat

Tak butuh waktu lama

Menulis, Tradisi Orang Berilmu.

Kebiasaan para ulama adalah menulis bukan berceramah , sebuah kalimat singkat yang saya baca dari sebuah artikel salah satu ustadz favor...