Jumat, 15 November 2013

Kembali dari Hiatus


Ughh.. saya sedang terkena sindrom. Sindrom kebuntuan inspirasi. Lihat saja, saya baru mendarat disini setelah sekian lama. Jari-jemari saya mendadak kaku, seperti lidah yang kelu untuk berkata. Hey, saya tidak benar-benar mengalaminya kok, buktinya saya masih bisa menuliskan ini kan?

Mengalami kebuntuan seperti ini sudah sering saya alami, adalah salah kalau saya harus mengkambinghitamkan rutinitas untuk melegitimasi ke-alpa-an saya menulis. Padahal saya baru saja mengikuti pelatihan jurnalistik. Oh Allah, ini kesalahan. Okey, saya harus keluar. Tapi, mulai dari mana? Somebody help me, please. Ah, itu terlalu mendramatisir. Keluar yah keluar saja. Ini, saya sudah keluar dari masalah dengan menulis lagi.
Huuufftt.. Bismillah again, mulai dengan revolusi niat. Iqra bismirabbikalladzii khalaq. Innamal a’malu binniyaat. Mari membaca semuanya dan benahi niat yang terserak. Kumpulkan energi yang sempat terbuang percuma. Kita Cuma butuh keberanian untuk memulai melangkah. Kita Cuma butuh kata “Ya” untuk berubah dan butuh sedikit kesabaran menangkap burung-burung ide yang lincah beterbangan tak mau menunggu. Aha! Yes, Im back.. Bismillah.

Celah catatan ba’da daurah

Selalu ada inspirasi di setiap sudut waktu

Jangan berhenti menulis!

4 komentar:

  1. Ya, ini benar-benar kemunculan kembali yang mendadak :D

    BalasHapus
  2. Ditunggu tulisan-tulisan bermanfaatnya kak :)

    BalasHapus
  3. Bahkan kebuntuan ide bisa menjadi kelanjutan ide, menghasilkan sedikit tulisan. Lanjutkan.

    Bantu blog saya @animperfectharmonies.blogspot.com

    BalasHapus

Menulis, Tradisi Orang Berilmu.

Kebiasaan para ulama adalah menulis bukan berceramah , sebuah kalimat singkat yang saya baca dari sebuah artikel salah satu ustadz favor...