Minggu, 14 November 2010

Pengen nulis, tapi…

Sederet kalimat telah hadir di kepala saya, hendak ditata rapi membentuk sebuah tulisan. Setiap hari selalu ada saja cerita yang bisa saya tulis, tapi…Saya pengen nulis kisah tersebut, tapi teringat kalo saya masih harus memeriksa soal ujian siswa yang sudah tertunda beberapa pekan, pengen nulis tapi teringat kalo saya harus mengerjakan tugas dari guru pamong, pengen nulis tapi teringat pakaian yang harus dilipat ba’da dicuci, pengen nulis tapi teringat kalo saya harus menghubungi beberapa orang akhwat soal persiapan kegiatan, pengen nulis tapi teringat harus muraja’ah materi biar besok mantap penyampaiannya, pengen nulis tapi ingat kalo seorang teman minta dibantu mengerjakan sebuah tugas. Pengen, pengen, pengen…tapi…nah lho, sekarang harus tambah lagi kalo saya harus menyelesaikan jahitan!Puff….Pengen nulis, tapi….

4 komentar:

  1. Itu memang benar. Lebih mudah untuk tidak menulis daripada menulis.

    BalasHapus
  2. seorang teman menasehati "jika engkau bukan anak seorang raja, atau bukan anak seorang ulama maka jadilah seorang PENULIS"

    salam kenal..
    Syukran sudah berkunjung, semoga bermanfaat..

    BalasHapus
  3. cari waktu yang bisa membuat kakak menulis....
    Alhamdulillah,, karna saya bisa menulis sebuah buku karangan saya. dan ini tercapai karna saya bisa mencari waktu luang untuk bisa menulis.

    BalasHapus
  4. :)) Insya Allah yaa dik...menulis itu indah, kakak selalu bermujahadah untuk itu..Syukran

    BalasHapus

Menulis, Tradisi Orang Berilmu.

Kebiasaan para ulama adalah menulis bukan berceramah , sebuah kalimat singkat yang saya baca dari sebuah artikel salah satu ustadz favor...